Halaman

Sabtu, 18 Januari 2014

Manis Yang Kurasa #4

Tidak langsung pulang. Tapi aku justru pergi ke rumah kost temanku dan menginap di sana. Begitu sampai di depan pintu, aku berniat mengirimi Intan pesan singkat. "Rama" , begitu ku tulis. Tak lama ia membalas pesanku "Sinta" . Ternyata dia memang suka bercanda. Aku sangat senang waktu itu. Seperti berada di dalam mimpi.

Jumat, 17 Januari 2014

Awal Mendekati Indahnya Dirimu #3

Iya, aku hanya berfikir bahwa tak mungkin bisa untuk berkenalan dengannya. Aku sangat malu waktu itu. Aku sadar aku bukan siapa - siapa. Aku tak punya apa- apa. Jadi kubiarkan itu menjadi angan - angan saja. Berkenalan saja sudah tak mampu apalagi keinginan untuk memilikinya.

Kamis, 16 Januari 2014

Melihat Hal Yang Berbeda #2

Aku tinggal di sebuah kost kecil di Kota Singaraja. Di depan kost ku adalah rumah nenek. Walaupun kecil tapi aku menyukai tempat ini. Bersih, ramah dan terdapat kolam jika di sore harinya terasa sangat sejuk. Tuan rumah kost ku ini beragama Kristen Katolik. Mereka sudah ku anggap sebagai keluarga mengingat dekatnya hubungan mereka dengan nenek saya.

Takdir Yang Mempertemukan

Setelah aku tamat dari Sekolah Menengah Pertama, aku merasakan kepedihan. Hal itu cukup dalam membekas. Karena aku pernah jatuh cinta pada seseorang dan aku selalu menjaganya. Namun sekarang aku bersyukur telah jauh dan terlepas darinya. Dari semua masa pahit yang tak pernah kuinginkan untuk kembali.