Halaman

Kamis, 16 Januari 2014

Melihat Hal Yang Berbeda #2

Aku tinggal di sebuah kost kecil di Kota Singaraja. Di depan kost ku adalah rumah nenek. Walaupun kecil tapi aku menyukai tempat ini. Bersih, ramah dan terdapat kolam jika di sore harinya terasa sangat sejuk. Tuan rumah kost ku ini beragama Kristen Katolik. Mereka sudah ku anggap sebagai keluarga mengingat dekatnya hubungan mereka dengan nenek saya.


Kost ku ini sudah lengkap. Kamar sudah ada isinya, ada jasa laundry, jual makanan tipat dan soto, dan ada wi-fi nya. Sehingga memungkinkan saya untuk mengakses internet setiap hari. Di sebelah kamarku ada temanku yang baru saja aku kenal. Dia berasal dari Papua. Dia ramah dan kepribadiannya yang polos.

Baiklah, sehari berlalu di Kota Singaraja. Saatnya berangkat OKK di Kampus Tengah UNDIKSHA. Cukup tegang dan mengerikan. Ospek SMA dengan Perguruan Tinggi sangat berbeda. Tak banyak yang aku kenal selain beberapa teman SMA ku yang berbeda jurusan denganku.

Aku tak ingin banyak membahas masalah OKK karena sedikit agak tidak seru karena yang kurasakan hanya santai. Aku mengerjakan tugas tepat waktu. Dan karena OKK, aku pertama kalinya begadang bahkan hingga tidak tidur. Sedikit seru tapi tidak asik.

Hal yang berbeda yang kutemukan adalah beberapa hari saat OKK dimulai, aku melihat seorang perempuan. Dia duduk dikelompok B kalau tidak salah. Aku terus memperhatikannya. Aku berfikir bahwa dia terlihat berbeda. Mengapa sampai membuatku semakin jauh memperhatikannya ? Aku tak peduli. Sampai dirumah, aku masih teringat. Tentu kalian semua tahu ketika seseorang menjalani masa orientasi atau ospek pastilah semuanya dicukur pendek bisa dikatakan agak botak untuk yang laki - laki. Dan yang perempuan kepang yang jumlahnya banyak dan sangat terlihat aneh. Dirinya yang aku lihat memang bersih, dan ada aura yang berbeda.Aku tak mudah untuk suka dengan lawan jenis.

Baik, aku rasa dia membuatku penasaran. Hari selanjutnya aku melihatnya lagi. Aku melihat nametag yang ada didadanya ketika dia duduk dan berbalik badan. kebetulan posisiku dibelakang namun tak jauh darinya hanya beda kelompok saja, bersebelahan. Aku melihat namanya. Aku perhatikan, "Intan Permata" . Aku hanya mengingat itu. Sampai dirumah aku langsung megunduh data mahasiswa yang diterima di UNDIKSHA. Agak lelah mataku mencari namnya setalah mengunduh dokumennya. Aku temukan Ni Putu Intan Permatasari. Iya pasti ini orangnya, orang yang membuatku begitu ingin mengenalnya. Aku melihat NIM nya, aku mengingat namanya.

Namun sayang, ketika aku telah menjalin hubungan dengannya saat ini dan aku ceritakan semua tak ada yang percaya. Tak ada yang percaya bahwa aku melakukan ini semua. Tapi aku tak peduli, yang penting apa yang aku ceritakan telah jujur dan tidak membuat - buat.
Huft ...

Tidak ada komentar: